onewsmedia.co.id, Sanggau Kalbar – Kodim 1204/Sanggau melalui Kasdim menghadiri meungkeut kadeuhdeuh pasundan ke 5 tahun 2024, yang diselenggarakan di Aronk Taman Balopa Sanggau, Kelurahan Ilir Kota, Kabupaten Sanggau, Sabtu (7/12/2024).

Acara yang merupakan kegiatan rutin dilaksanakan oleh Paguyuban Pasundan dengan didukung Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau tersebut, yang juga dihadiri Forkopimda, Raja Sanggau, Ketua Paguyuban Pasundan se Kalbar, Kepala OPD, serta pasangan calon bupati Sanggau yang terpilih , Ketua-ketua Paguyuban, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat dan undangan lainnya.

Kasdim Kodim 1204 /Sgu mengatakan, ini merupakan tradisi dan budaya Sanggau yang patut kita dukung, salah satu kegiatan Meungkeut Kadeudeuh Baraya Sunda ini, salah satunya merupakan potensi yang patut kita banggakan, ungkapnya.

“Tidak mudah dalam membentuk sebuah kebersamaan dan itu bukanlah pekerjaan yang mudah, namun Sanggau mampu membuat semua bersatu. Dan ini yang keempat kalinya di laksanakan,” ujarnya.

Mayor Inf Duloh juga menjelaskan kami anggota Kodim 1204 /Sanggau, sangat memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau yang sudah mensupport berbagai suku, atau etnis bangsa dan budaya Indonesia yang ada di Sanggau, terutama dengan kegiatan budaya dari masing-masing etnis dan budaya untuk di kembangkan di Sanggau.

“Masyarakat pasundan yang sudah menjadi bagian dari Sanggau, dulunya mungkin ada yang datang bahkan ada yang lahir disini, ada juga berkarya karena tugas dan ada juga yang memang ingin tinggal di daerah ini, semua sudah menjadi bagian dari eknis yang ada di Sanggau. Saya senang hari ini dari Etnis Pasundan bisa menampilkan apa yang menjadi budaya dan adatnya,” ungkapnya.

Pj Bupati Sanggau juga berharap masyarakat Pasundan di Kabupaten Sanggau untuk tetap kompak selalu. Karena masyarakat Pasundan juga merupakan salah satu pasak Sanggau.

“Menurut saya bahwa kekuatan bangsa ini berawal dari perbedaan-perbedaan, sehingga kita bisa menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika itu segala-galanya,”katanya.
Pub : Bs