BELANTIAN – LANDAK – KALIMANTAN BARAT , Salah satu kantor desa yang ada di daerah Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak Kalimantan Barat sering tidak masuk kantor pada saat jam kerja, (Rabu- 07- Oktober 2026).

Pada hari Rabu saat awak media melakukan investigasi di lapangan daerah Desa Belantian Kecamatan Jelimpo Kabupaten Landak yang di tempuh dengan waktu yang sangat memakan waktu yang lama dengan kondisi jalan yang sangat memperhatinkan.

Sesampainya di Desa Belantian awak media mampir di Kantor Desa Belantian Kecamatan Jelimpo dengan maksud dan tujuan untuk menanyakan alamat seorang warga desa yang tingal di daerah Belantian, namun yang sangat mengejutkan pada hari kerja kantor desa belantian dengan pintu kantor desa tertutup rapat yang tidak ada satupun perangkat desa masuk kantor.

Masyarakat dan publik menyoroti terkait kinerja pemerintahan Desa Belantian Kecamatan Jelimpo yang di duga selama ini jarang beroperasi sebagai mana kantor desa lainnya, sehingga ini menjadi polemik di lingkungan masyarakat.

Fenomena ini sudah berjalan cukup lama, Masyarakat dan publik mendorong agar pemerintah daerah Kabupaten Landak harus selalu memantau kinerja kepala Desa yang ada di daerah Kecamatan yang ada di Kabupaten Landak dan jika ada ditemukan kepala desa yang tidak pernah masuk ke kantor desa beserta setap desanya seandainya jika ada ditemukan ada indikasi penyimpangan Agar untuk segera dilakukan proses secara hukum serta diberikan sanksi tegas sesuai dengan aturan dari pemerintah ungkapnya.

Hak Jawab dan Hak Koreksi

Sebagai bagian dari penerapan prinsip keberimbangan dan etika jurnalistik, redaksi siap memberikan ruang hak jawab dan hak koreksi kepada pihak manapun, maupun pihak lain yang disebut atau merasa dirugikan oleh pemberitaan ini.

Berdasarkan UU Nomor 14.Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik serta undang-undang UU Nomor 40.tahun 1999 tentang Pers mendefinisikan hak jawab sebagai hak pihak yang dirugikan oleh pemberitaan untuk memberikan tanggapan atau sanggahan, sedangkan hak koreksi merupakan hak untuk membetulkan informasi yang keliru.

Sumber : Masyarakat Kab.landak /dan Tim INVESTIGASI

Redaksi:Tim