Ketapang-Kalimantan Barat-hardian Pratama selaku manager pengelola SPBU 64.788.07
Desa Tanah merah Kec.nanga Tayap angkat bicara dan klarifikasi terkait pemberita’an miring yang sudah menyudutkan pihak managementnya kamis-04-Desember-2025.
Stasiun Pengisian bahan bakar umum (SPBU.6478807)
Desa Tanah Merah Kec.nanga tayap Melayani Masyarakat sudah sesuai dengan aturan Serta kebijakan yang sudah diterapkan pemerintah.
(Hardian Pratama)Selaku pengelola SPBU ketika diconfimasi dalam keterangannya mengatakan kepada awak media,,jika kami dari pihak pengelola (SPBU) 64.788.07 akan tetap selalu berusaha mengutamakan pelayanan dengan baik dalam melakukan penyaluran BBM bersubsidi seperti bio solar maupun pertalite demi untuk kepentingan masyarakat sesuai dengan aturan” yang sudah diterapkan pemerintah.
ia juga Mengatakan kepada Awak Media,untuk pengisian BBM Subsidi jenis pertalite untuk melayani Kebutuhan Masyarakat Yang jauh Dari SPBU,,agar terbantu mulai dari Masyarakat desa kelurahan tanah merah Kec.nanga Tayap maupun masyarakat desa pedalaman yang jauh Dari SPBU.,,masyarakat juga melakukan pengisian BBM bersubsidi jenis Pertalite,maupun BBM subsidi bio’solar berdasarkan dengan aturan pemerintah yang sekarang tetap sama seperti dengan pelayanan umum lain”nya dan sebalik nya untuk pengisian BBM Subsidi jenis bio Solar’pun kami melakukan pengisian juga sama mengikuti aturan yang sudah diterapkan pihak Pertamina dengan mengunakan Barcode agar BBM subsidi tersebut bisa tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran ujarnya.
Belum lama ini, Sempat ada pemberita’an miring dari salah satu media online,,Yang sudah menyudutkan Pihak SPBU.,, sehingga sudah membuat Resah dikalangan Publik??? yang mengatakan jika pihak pengelola management SPBU 64.78807,ada permainan atau melakukan Penyimpangan jatah subsidi masyarakat di.desa kelurahan Tanah merah kec.nanga tayap kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat.,sehingga terjadi nya Penyimpangan. namun apa yang terjadi dilapangan semua itu tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang sebenar nya,, ada pun pengisian Drum-Drum Yang menggunakan Mobil Pickup, itu BBM industri Jenis Pertamax.
Kalau’pun ada pengisian BBM Subsidi jenis Pertalite yang menggunakan Jrigen-Jrigen atau drum-drum??tetap mengunakan Barcode dan kebanyakan melakukan pengisian Drum” itu BBM yang non subsidi,Seperti solar Dexlite dan pertamax jadi apa yang sudah diberitakan dari salah satu media online yang sudah menyudutkan pihak management SPBU 64.788.O7 itu tidak benar,ada pun itu pickup Melakukan pengisian bukan BBM yang bersubsidi melainkan BBM non subsidi jenis Pertamax terangnya.
sedangkan untuk kota BBM Subsidi saja untuk sekarang ini.
sudah dibatasi pihak BPH migas Pertamina ketapang dan stok BBM subsidi nya terbatas,sementara masyarakat desa-desa yang ada dipesisir pedalaman masih banyak yang memerlukan/atau membutuhkan dan
Masih banyak kekurangan menggenang karena stok kota BBM subsidi nya sudah terbatas dan dikurangi pihak Pertamina,,sehingga kami harus betul-betul dan tidak sembarangan dalam memberikan pelayanan atau penyaluran kepada masyarakat ungkap Hardian.
Dan sekali lagi saya katakan kami dari pihak pengelola atau dari pihak management (SPBU) 64.788.07 tetap akan slalu berusaha bersikap Ramah serta humanis dengan baik dalam memberikan setiap pelayanan serta kebijakan kepada masyarakat dengan mengikuti ketentuan serta aturan yang sudah diterapkan pemerintah,tutup Hardian Pratama selaku pengelola SPBU tersebut Dalam keterangannya menyampaikan kepada awak media.
Tim:investigasi







