Berita panas yang marak berseliweran di medsos Vietnam, harus diterima oleh Timnas Vietnam.

Presiden VFF Vietnam marah besar “Woi Kim Sang sik!. Kenapa bisa imbang lawan Singapura saja imbang 0-0 Bagaimana nanti lawan Timnas Indonesia.

Vietnam Tambah Ketar-ketir di Piala AFF 2026, Pengamat Ini Sebut Timnas Indonesia Lebih Kuat dari Singapura.

Dan media Vietnam langsung menertawakannya malamnya Karma datang mengetuk pintu mereka sendiri Vietnam ditahan imbang Singapura 0-0 di kandang sendiri di depan puluhan ribu suporter fanatik mereka di Hanoi

Vietnam juara bertahan yang seminggu lalu sesumbar hajar Timor Leste 7 – 0 dan menertawakan Indonesia malam tadi tidak bisa mencetak satu gol pun di babak pertama melawan Timnas Timur Leste.

Strategis Timnas di babak pertama memang merupakan strategis yang di ciptakan JH (John Herdman)

Dibabak kedua Timnas VS Vietnam mulai mengepakan sayap nya. Strategi pelatih kepala JH (John Herdman) memang tidak mau mengeluarkan strateginya abis – abisan melawan Timnas Timur Leste.

Dimeniti babak kedua kurun waktu berjalan lebih dari babak kedua dalam waktu 9 menit Timnas telah membobol 3 gol gawang Timur Leste.

Timnas Vietnam diujung tanduk setelah pertandingan Vietnam vs Singapura tidak berdaya menghadapi Singapura, yang hanya memberikan angka 0 – 0 ditahan imbang Singapura

Sekarang Vietnam berada di posisi ketiga klasemen dengan 4 poin terancam tidak lolos fase grup di turnamen yang mereka pertahankan sebagai juara 2 edisi berturut-turut ini bukan drama kecil ini adalah salah satu plot Twist terbesar dalam sejarah piala AFF modern mari kita nikmati dulu sebentar Ironi yang luar biasa besar ini sebelum turnamen dimulai Kim Sang Sik, dengan sangat percaya diri terbang ke Jakarta untuk memantau langsung Indonesia di GBK.

Hasil tersebut membuat Vietnam masih tertahan di peringkat ketiga klasemen Grup A dengan koleksi empat poin. Sementara Singapura memimpin klasemen dengan tujuh poin dan menggeser Timnas Indonesia dari posisi teratas.

Kim mengatakan tidak takut untuk  menghadapi pemain naturalisasi asal Belanda, mereka pemain Belanda begitu Kim Sang Sik meremehkan pemain diaspora Indonesia yang berlatar belakang Belanda.

Guan Guan Suanson striker naturalisasi Vietnam yang lahir di Brazil tidak mau kalah sebelum turnamen dia sudah melempar tantangan yang paling provokatif kalian mau dibantai berapa kosong, berapa kosong dua kalimat dari dua orang berbeda di kubu Vietnam tapi keduanya punya satu kesamaan keduanya meneteskan racun yang sangat kental bernama arogansi sebelum bertanding di Stadion Pakansari.

Tadi Singapura yang bahkan bukan Indonesia sudah cukup untuk menjawab arogan si Vietnam di tahan 0 – 0.

Ditahan imbang Vietnam vs Singapura 0 – 0 malah lebih gamang untuk Timnas Vietnam yang tidak mampu menciptakan gol buat Vietnam.

Vietnam main di kandang sendiri di hadapan puluhan ribu suporter sendiri dan tiba-tiba semua tawa media Vietnam soal Indonesia kemarin sore langsung kehilangan bunyinya karena kemarin sore Indonesia memang sempat kesulitan di babak pertama lawan Timor Leste.

Perjuangan Indonesia di babak pertama menyebut Indonesia Tim B yang tidak becus menertawakan Garuda yang tidak bisa mencetak gol di laga pertama melawan Timur Leste, medsos Vietnam.

Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol Shayne Pattynama dalam pertandingan kedua Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 Timnas Indonesia vs Timor Leste ini digelar di Stadion Chonburi, Thailand, Jumat (31/7/2026) sore WIB.(PSSI).

Bola itu bulat di babak kedua Timur Leste digulung abis Timnas 3 – 0.

Karena babak kedua Indonesia memasukkan pemain segar dan dalam 7 menit mencetak 3 gol pelatih nama Tom Haye lewat tendangan bebas kelas dunia muncul Beker menutup dengan gol keempatnya di turnamen ini 3 gol 7 menit dan Indonesia naik ke puncak Klasemen dengan enam poin sementara.

Media Vietnam masih ketawa skor sudah berubah jadi 3-0 lalu malamnya giliran Vietnam yang bermain dan seluruh Indonesia duduk menonton dengan senyum yang sudah mulai terbentuk di sudut bibir masing-masing karena kita semua tahu bagaimana rasanya menantikan karma bekerja dan malam tadi karma tidak mengecewakan lihat dan tembakan Giovanni Magno Di menit 80 yang membentur mistar gawang menjadi simbol paling sempurna dari malam Vietnam yang sangat menyedihkan itu selangkah lagi dari kemenangan tapi mistar gawang menolak dan peluit panjang berbunyi tanpa gol lagi .

Presiden Timnas Vietnam disebut-sebut marah besar pertanyaannya langsung menghujam Kim sang sik. “Kenapa bisa imbang lawan Singapura di kandang sendiri sebagai juara bertahan ini bukan hasil yang bisa diterima begitu saja dan Kim Sang Sik yang seminggu lalu dengan penuh percaya diri bilang sanggup melumpuhkan pemain diaspora asal Belanda Indonesia, malam tadi harus duduk dengan beban yang jauh lebih berat dari yang dia bayangkan ketika turnamen dimulai netizen Indonesia tidak bisa menahan diri ada yang nulis tadi siang ketawa-ketawa.

Timnas Vietnam harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Timnas Singapura pada laga lanjutan Grup A ASEAN Championship 2026. Pertandingan Piala AFF 2026 itu berlangsung di Stadion My Dinh, Hanoi, Jumat (31/7/2026).

Di Hanoi netizen medsos marak karena memang tidak pernah tidur dan selalu tepat waktu tiba-tiba Vietnam yang simpel tapi lebih menusuk kalian mau bantai kami berapa kosong malam ini singapura, kata netizen Timnas Indonesia.

Itu sudah terjawablah kan ada yang paling viral Kim Sang Sik bilang tidak takut sama pemain belanda Indonesia tapi malam ini ketakutan sama Singapura sudah cukup untuk tidak bisa mencetak satu golpuun Timnas Vietnam ke gawang Singapura.

Tapi dibalik semua tawa dan eforia yaitu ada satu pertanyaan yang jauh lebih serius yang perlu kita jawab nanti 3 Agustus di Stadion Pakansari yang auranya memberikan udara segar untuk Tim Garuda akan terbang tinggi mencengkram kuat piala AFF 2026.

Timnas Vietnam tidak tahu bahwa Stadion Pakansari memiliki aura kuat untuk Garuda terbang tinggi.

Tidak seharusnya Vietnam datang ke sana bukan dalam kondisi prima, mereka datang dalam kondisi yang sudah terkena goncangan psikologis dari malam tadi melawan imbang dengan Singapura, Vietnam tidak bisa menang di kandang sendiri presiden federasi Vietnam marah besar media Vietnam dalam negeri mulai mempertanyakan dan di ujung terowongan ada Vietnam yang menunggu dengan 6 poin di kantongnya.

Sementara Indonesia tidak tertekan Indonesia sudah di posisi yang sangat aman, Indonesia bisa bermain lepas bermain menyerang bermain dengan kepala dingin dan hati yang ringan itu adalah perbedaan mental yang sangat besar dan perbedaan mental di level ini seringkali jauh lebih menentukan hasil pertandingan daripada perbedaan teknis tinggi dan ada satu hal lagi yang perlu kita perhatikan soal Singapure cara mereka bermain malam tadi sangat menarik sangat disiplin bertahan tidak agresif menyerang seperti tim yang puas dengan satu poin.

Singapura sangat disiplin bertahan tidak agresif menyerang seperti tim yang puas dengan satu poin dari awal beberapa pengamat sepak bola asia tenggara menyebut ada kemungkinan Singapure secara taktis lebih suka Vietnam yang lolos sebagai tim kedua daripada harus bertemu Tim Indonesia di semifinal karena menghadapi Michel beker, Tom Haye, Marcelino dan squat pelatih JH, yang sudah dalam momentum luar biasa adalah tugas yang jauh lebih berat kalau teori itu benar maka tanpa disadari Singapura sudah membantu Indonesia dengan cara yang paling tidak terduga menahan Vietnam dengan membuat juara bertahan itu kehilangan percaya diri tepat sebelum mereka harus datang ke Pakansari Kabupaten Bogor.

Apakah itu kebetulan atau memang ada skema di balik sebuah pertanyaan yang menarik tapi jawabannya tidak akan mengubah satu halpun yang akan terjadi 3 Agustus malam nanti karena di Pakansari nanti tidak ada skema yang bisa menggantikan kualitas di lapangan tidak ada konspirasi yang bisa mengubah paksa bahwa Indonesia saat ini bermain dengan penuh percaya diri dengan momentum yang kuat dan dengan pemain-pemain yang lapar membuktikan diri di setiap laga muncul beker sudah mencetak 4 gol dari 2 laga Tom Haye sudah mencatat gol dan bagi asisten dengan sangat konsisten Marselino Ferdinand yang belum banyak dimainkan sudah menyimpan tenaga dan siap meledak dan pelatih Tinmas JH, sudah menyimpan beberapa kartu pamungkas yang belum diperlihatkan kepada siapapun.

Sementara itu Kim Sang Suk, sudah pernah memantau Indonesia, Kim Sang Sik sudah pernah hadir langsung di Stadion GBK, tapi yang dia lihat di sana bukan Indonesia yang dia lihat di Juli kemarin belum punya momentum 5 – 1 lawan Kamboja dan 3 – 0 lawan Timor Leste.

Indonesia yang sekarang sudah berbeda sudah lebih percaya diri sudah lebih tahu cara bermain bersama, sudah lebih paham apa yang herman inginkan dan Pakansari akan penuh bukan dengan penonton biasa, tapi dengan 30. 000 orang suporter yang sudah menyimpan mimpi juara piala AFF sejak 6 kali lewat yang selalu berakhir dengan air mata mereka datang bukan untuk sekedar menonton mereka datang untuk mendorong untuk berteriak untuk menjadi bagian dari momen yang mungkin akhirnya akan menjadi berbeda dari semua momen sebelumnya.

Pakansari sepertinya mendengar suara – suara terikan supporter Garuda, kita saksikan aura dasyat yang akan keluar dari stadion Pakansari Kabupaten BOGOR. TIMNAS INDONESIA VS TIMNAS VIETNAM 3 AGUSTUS 2026.

Senin 3/8/2026 pukul 20.30 WIB. Laga ketiga Grup A Piala AFF 2026 ini krusial bagi persaingan lolos