SORONG-Ikatan dan Pelajar Mahasiswa/i Paniai (IPMAPAN) Kota Studi Sorong, Papua Barat Daya. Kebanjiran asrama mahasiswa kontrakan Paniai dapat terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan genangan air, mulai hujan deras malam jam 8-9 berhenti Rabu, 22/01/25 beralamat. Jl. Malibela Km. 11,5 Kompleks Meuwodide Lorong II Kota Sorong.

Martinus Gobai, menyampaikan, Hujan lebat yang terus-menerus dapat menyebabkan tumpukan air di setiap 4 kamar mahasiswa yang dapat diserap dengan baik, Korban banjir berupa alat mahasiswa 3 junit lektop, dan satu set komputer, printer dua junit serta buku tulis dll,”ucap Gobai”
Noak Kayame, Selaku BPH (IPMAPAN) membeberkan, Mahasiswa dapat berperan dalam pencegahan bencana dengan menjadi relawan dalam dan organisasi mahasiswa di Kota Studi Sorong, Papua Barat Daya.
Mereka juga dapat memberikan bantuan langsung, Pihak Pemda Kabupaten Paniai, provinsi Papua Tengah, saat terjadi bencana dan berpartisipasi dalam pelatihan tanggap darurat,”tegas Kayame”.
Nataniel Yogi, Selaku Ketua Asrama, Menyampaikan, Banyak sekali peralatan dan perlengkaan yang dibutuhkan korban bencana untuk dapat Ketua Mahasiswa yang memiliki anggota sebanyak 54 orang mahasiswa asal Kabupaten Paniai yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa (IPMAPAN) kota Studi Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Sumber: Jeri P Degei







