Sanggau Kalbar, onewsmedia.co.id Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Ir H.John Hendri -Usman Melaksana Kampanye Akbar di Keraton Surya Negara, jln.Pangeran Mas, kelurahan Tanjung Sekayam, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (23/11/2024).

 

Yang dihadiri oleh anggota Partai politik dan partai Penggusung, kedua Paslon Bupati dan Wakil Bupati Sanggau tahun 2024 priode 2025-2030 serta para pendukung yang hadir kurang lebih 500 orang peserta kampanye.
Dalam orasinya Ir.H John Hendri menyampaikan,Sanggau kompak Berbudaya, Adil dan Sejahtera yang pengertiannya sengaja kami mencari bahasa yang mudah dimengerti sama dengan solid sama dengan kerjasama, kalau semuanya sudah kompak, bapak ibu semua pekerjaan apapun permasalahan bisa kita selesaikan,” terangnya.
” Kedua kami juga mengatakan sanggau juga mempunya budaya kearifan lokal yang besar di kabupaten sanggau ini, ada budaya Melayu, budaya Dayak, Jawa, Tionghoa dan yang lainnya, jika ini dikombinasikan budaya seperti budaya Sulawesi, Sumatera dan sebagainya. Apabila dikombinasikan dengan budaya lokal tentunya ini menjadi suatu daya tarik, sehingga dapat mendatangkan orang untuk berkunjung ke Kabupaten Sanggau,” ungkapnya.
Selain itu kita punya taman wisata Pancur Aji, Air Panas Sipan Lotup, dan juga Batu Posok, semuanya adalah merupakan potensi alam yang kita miliki, makanya kita kemas budaya kita sehingga orang luar mau berkunjung ke Sanggau.

Selain itu Visi Misi juga di sampaikan, yaitu Sanggau Kompak, Adil dan Sejahtera, tentu ini juga mengacu kepada Daerah-daerah yang lain, kita semua berhak untuk mendapatkan dan manfaat dari suatu pembangunan. Sanggau yang sejahtera, sejahtera merupakan idaman dan cita-cita kita semua, apabila kita sudah memiliki rasa aman, memiliki rasa bahagia, inilah bagian yang harus kita siapkan untuk menuju kesejahteraan, itulah Visi, Misi yang sudah kami susun dan  kami lakukan di 5 tahun yang akan datang, kami tetap konsisten untuk membangun, bahwa Sanggau masih memerlukan terutama infrastruktur Jalan, Jembatan, sehingga menjadi Sanggau yang mantap.
Selain itu tentunya kita merindukan jalan beraspal, kita tau sekarang Sanggau memiliki dan begitu luas wilayah dan yang masih membutuhkan jalan, jembatan, irigasi maupun juga komunikasi. Bicara pendidikan, pendidikan kita masih nomor 10 di Kalimatan Barat, artinya ini rata-rata banyak dari anak-anak kita yang putus sekolah, tentu ini juga yang perlu menjadi renungan kita semua, kami sudah merancang suatu program satu KK akan kami suport dengan satu beasiswa, kami akan jelaskan apa maknanya, anak usia sekolah ada SD, SMP, SMA mungkin juga ada yang taman SMA maupun mulai kuliah, kemudian satu KK serahkan satu orang kepada pemerintah daerah, kami akan sekolahkan sampai tamat, dan yang lainnya tetap menjadi tanggung jawab selaku orang tua keluarga.
Kami juga akan memperhatikan anak-anak yang butuh sekolah yang disebut dengan non formal, kemudian mereka kita suruh belajar-belajar lagi 5 orang 10 mereka yang putus sekolah SMP ataupun SMA, itu semua kita kumpulkan dalam satu kelompok. Kami akan bekerja sama dengan kegiatan belajar masyarakat kejar paket A, B dan kejar paket C, tentu ini nantinya ada tutor yang diambil oleh pemerintah apakah dari Guru setempat ataupun dari lainnya.
Untuk biaya sekolah, biaya kelompok belajar tadi semuanya ditanggung oleh pemerintah daerah, supaya tidak ada lagi yang putus sekolah, sehingga bisa mendapatkan ijazah yang setara ijazah yang didapat pada saat sekolah formal.
Untuk kesehatan, kita wajib mendapatkan layanan kualitas kesehatan mulai dari sarana prasarana tenaga medis sebagainya, itu adalah bagian perhatian pemerintah pusat, yang memfokuskan kepada semua daerah harus mampu menurunkan angka stanting tau ustanting, seseorang yang masa pertumbuhan yang tidak normal, serta memberi edukasi dalam pelajaran bagaimana cara memberikan asupan gizi, mulai dari kandungan sampai melahirkan biaya oversional untuk mengunjungi para pasien ataupun yang kena starting, itu dibantu oleh pemerintah daerah.
” Untuk ketahanan keluarga, ketahanan pangan keluarga, itu juga bagian yang harus kita ciptakan, dengan memberikan arahan edukasi untuk memamfaatkan pekarangan dan lahan yang ada atau ditanam di sekitar rumah. Dan untuk layanan air bersih, kami jadikan misi karena, kami tahu di daerah Desa, Dusun yang belum mendapatkan layanan air bersih, kalau kota air bersih tidak masalah tapi yang masalah adalah harga ataupun tarif PDAM terlalu tinggi, kami nanti akan mereview bersama, kemudian listrik,  kami juga sudah merancang bersama sebelumnya, yaitu program pemberian insentif ataupun honor kepada seluruh ketua RT yang ada di Kabupaten Sanggau, karena selama ini ketua RT kita juga cukup berat tanggung jawabnya di masyarakat,” tutupnya.
Red : Bs