KABUPATEN |  BOGOR

Gerakan Anti Kosupsi Yang Di Gaungkan Oleh Masyarakat Kabupaten Bogor Untuk Bergerak Dari Tidur panjang rakyat Bumi Tegar Beriman akhirnya usai.

“Hari ini, langkah kaki bersatu mulai terdengar. Suara yang selama ini diredam, kini bergema lantang di setiap sudut kampung, di setiap jalan raya, di setiap hati warga yang masih memegang harga diri.

PETISI 26 bukan sekadar tinta di atas kertas. Ini adalah sumpah setia rakyat. Satu juta tanda tangan yang akan menjadi bukti tak tergoyahkan: KAMI TIDAK LAGI DIAM.

Kami sudah melihatnya. Uang rakyat yang hilang tanpa jejak. Tanah warga yang diklaim sepihak. Jabatan yang dijadikan ladang kekayaan pribadi sementara warga berjuang sekadar untuk bertahan hidup. Permainan di balik pintu tertutup — semua itu kami lihat, kami catat, dan kami ingat.

Kabupaten Pati telah membuktikannya: ketika rakyat bersatu padu, tidak ada tembok kekuasaan yang tak bisa diruntuhkan. Bupati yang korup pun akhirnya jatuh, bukan karena keajaiban, melainkan karena rakyat bangkit berkata: “CUKUP!”

“Maka kini giliran Kabupaten Bogor”.

Kedaulatan bukan milik mereka yang duduk di kursi empuk. Kedaulatan ada di tangan rakyat. Jika satu juta warga bersatu menandatangani Petisi 26 ini, maka sejarah baru akan terukir dengan tinta emas di tanah ini. Bukan sejarah perintah penguasa, melainkan sejarah kebangkitan rakyat yang menolak diinjak-injak.

Kepada mereka yang memperkaya diri di atas penderitaan kami: ketahuilah, hari-hari itulah telah berlalu. Rakyat tidak lagi takut. Rakyat tidak lagi diam.

“Bogor tidak akan tunduk pada korupsi. Bogor akan kembali tegak, bersih, dan jujur — karena kami, rakyatnya, yang akan mewujudkannya.”

Satu nama, satu tekad, satu kemenangan.
PETISI 26 — RAKYAT BERSATU, KORUPSI TUMBANG!.

.