Perbaikan PIPA PARALON Limbah Pabrik PT.LAB Yang Bocor Menggunakan Karyawan

 

Kecamatan Sandai-kabupaten Ketapang

provinsi Kalimantan Barat ,salah satu tempat pengolahan TBS hasil dari perkebunan kelapa sawit PT.LAB/PT.SAMPOERNA Agro Plantation yang pada saat ini sedang ber’operasi diwilayah kecamatan Sandai 28-juli-2025.

Pada Saat ini,sedang Mengalami kebocoran pipa Paralon/ipal pembuangan limbah dikawasan pemukiman yang ada dilingkungan perkebunan kelapa sawit,

Bpk (Rahmad) selaku Manager Plantation Suport,didampingi Bpk Denjun selaku asisten serta Bpk Aulia Bagian CSR perusahaan ketika diconfirmasi dalam keterangannya mengatakan kepada Awak media,jika kemaren telah terjadi ada’nya kebocoran limbah dari pipa paralon aliran dari kolam limbah pabrik PT.LAB/PT.Sampoerna agro Plantation.

Pak Rahmad membenarkan kebocoran itu terjadi pada hari kamis-tanggal 24-juli-2025,dan dari pihak kami sudah memperbaiki dengan melakukan penggantian selang paralon yang bocor tersebut seperti yang bapak liat,serta sudah kami telusuri dari setiap aliran parit atau sungai yang mengalir kealiran pemukiman lingkungan sekitar tidak kami temukan ada’nya ceceran limbah ujar’nya.

tidak sampai disitu Awak media juga mempertanyakan sampai sejauh mana pegelolahan terkait limbah pabrik tersebut dengan pihak perusahaan,apakah dikelola melewati pihak konsultan atau dikelola pihak pengusaha Perusahaan swasta lain’nya,,Bpk Rahmat menerangkan terkait dengan masalah itu saya kurang monitor pak, apa lagi saya baru menjabat namun dalam hal ini kami sudah berupaya semaksimal mungkin dengan memperbaiki dan menerjunkan bagian Teknisi karyawan kami dilapangan untuk memperbaiki kebocoran pipa paralon dari kolam limbah tersebut dan silakan untuk dicek kembali dengan keadan dan kondisinya pada saat ini terangnya.

Dari kebocoran Tersebut tentunya mengakibatkan bau yang menyengat sehingga berdampak pada penciuman dan udara yang ada dilingkungan sekitar,sehingga menciptakan ketidak nyamanan terhadap warga yang melintas.

Dengan adanya pencemaran lingkungan ini,yang sudah berulang kali terjadi namun pihak pabrik PT.LAB masih saja belum ada melakukan sosialisasi terhadap lingkungan sekitar,yang mempunyai tahap kehidupan.

Selain dari itu hasil dari investigasi Awak media dilapangan,pada hari Minggu-27-juli-2025 melihat dan menemukan ada suatu aliran air dari pabrik PT.LAB/PT.SAMPOERNA diduga itu air limbah yang sengaja dialirkan dari pihak pabrik mengalir keselokan parit atau sungai yang ada dilingkungan sekitar.

Dalam hal ini diharapkan kepada Dinas (KLHK) atau kementrian lingkungan hidup kehutanan Provinsi Kalimantan Barat dapat menindak lanjuti atas kejadian ini,karena kejadian ini bukan yang pertama kali nya dan sudah berulang kali terjadi adanya kebocoran limbah tersebut pungkasnya.

Red:KUSJAYA