Pontianak, Onewsmedia.co.id –
IKIP PGRI Pontianak bekerja sama dengan UNU Kalimantan Barat menggelar kegiatan Seminar Internasional dengan Tema “Moderasi Beragama ” yang di laksanakan pada Rabu, 3 Juli 2024 ,di Aula Hadari Nawawi IKIP PGRI Pontianak.
Dengan narasumber utama yaitu , Dr. Cecep Soleh Kurniawan, dari Sultan Sharif Ali Islamuc Universitas Brunei Darussalam, Prof.Dr. KH. ALI Masykur, MSi.MHum Ketua Umum PP ISNU dan Guru Besar Universitas Islam Malang ( UNISMA) , Guru Besar Prof. Dr. H.Zainuddin Hudi Prasojo,MA director (Granate Schhol ) IAIN Pontianak, Dr.Basuki Wibowo, M.Pd Ketua Umum Masyarakat Sejarawan Indonesia Cabang Kalimantan Barat.
Di Hadiri Pj. Gubernur Kalimantan Barat di wakilkan Kabiro Kesra Ir. Mulyadi , Kepala Kementrian Agama Provinsi Kalimantan Barat Dr.H. Muhajirin Yanis, M.Pd, Kapolda Kalimantan Barat di wakilkan kepada Andi bagian kesra keagamaan, FKUB, Mahasiswa/i kedua Perguruan Tinggi IKIP PGRI Pontianak, UNU Kalimantan Barat dan Tamu undangan dengan 300 peserta.
Drs. H.Jipridin,M.Si Selaku Ketua Panitia mengatakan , Paling tidak ada dua yang di dapat dalam seminar Internasional Moderasi Beragama yaitu 1. Penguatan nilai Keagamaan 2. Penguatan nilai kebangsaan.
Nilai keagamaan itu semua agama yang hidup dan tumbuh baik di Indonesia maupun di negara lain khususnya di Brunei Darussalam yang mayoritasnya muslim tetapi tetap mengakomodir agama-agama yang ada baik di Indonesia maupun di Brunei Darussalam, Indonesia dalam upaya untuk rukun dan harmonis yang kedua nilai kebangsaan nilai kebangsaan ini modal dasar dari kisah hidup bermasyarakat sebagaimana dalil yang dikemukakan oleh seorang pendiri Nahdlatul Ulama Mengatakan cinta pada tanah air itu bagian dari iman atau dengan kata lain nasionalisme itu bagian dari agama oleh karena itu antara nilai kebangsaan atau nasionalisme tidak boleh dihadap-hadapkan dengan nilai-nilai keagamaan dalam Islam karena itu saling mengisi dan saling menguatkan kalau ada orang masih ada membenturkan itu berarti dia belum tamat bicara tentang moderasi Beragama, Jelasnya.
Rektor IKIP PGRI Pontianak Muhamad Firdaus M.Pd menjelaskan tujuan dilaksanakan Seminar Internasional Moderasi Beragama yang di laksanakan oleh dua kampus yaitu IKIP PGRI Pontianak antara UNU Kalimantan Barat, memang diinisiasi oleh kawan-kawan dari UNU berkenan kegiatan ini, Tujuan dari seminar Internasional Moderasi Beragama yaitu pertama dalam bentuk nambah wawasan pemahaman baik itu dosen dan mahasiswa berkenan Moderasi Beragama.
Saya juga berharap dengan kegiatan ini terus menjadi agenda rutin di IKIP karena saya menilai bahwa kampus IKIP PGRI ini adalah multikultur di mana suku, agama, ras dan Kebudayaan ini menjadi pegangan kita lembaga IKIP PGRI Pontianak, kalau Moderasi Beragama di Kampus – kampus Agama dalam satu komunitas saya pikir nggak begitu menarik memang menarik itu dj Kampus IKIP PGRI Pontianak yang sudah ada berbagai macam Agama yang ada di kampus PGRI Pontianak,” jelas Rektor IKIP PGRI Pontianak.
Setelah acara seminar Internasional Moderator Beragama juga lakukan MOU dua Perguruan Tinggi IKIP PGRI Pontianak dengan UNU Kalimantan Barat kerjasama kita ini pembaharuan dari kerjasama yang lalu, menjadi kolaborasi baik penelitian bersama dosen kemudian kegiatan yang tentunya untuk meningkatkan Tri Dharma Perguruan tinggi antara dua kampus yang akan kita lakukan maka di mulai lah pada hari ini dengan seminar Internasional dimana pemateri nya kita pilih dari dua kampus tersebut IKIP PGRI Pontianak dan UNU Kalimantan Barat.
yang jelas di laksanakan MoU ini berkenan dengan peningkatan Tri Dharma Perguruan tinggi ke dua kampus, tegas Firdaus.
Dengan kegiatan ini kami berharap kepada Pemerintah Provinsi Kalbar melalui Kementrian Agama Kalimantan Barat dan FKUB Kalbar dapat memasukkan dan melibatkan PGRI Pontianak setiap kegiatan- kegiatan dan dapat juga menjadi agenda rutin yang di laksanakan PGRI Pontianak, Harap Rektor IKIP PGRI Pontianak (run )
Editor/Gugun







