Kronologis Awal sebagai berikut sebelum dilakukan klarifikasi Resmi dari pihak management SPBU 64.788.06 kepada Awak media: nya

sebelum dilakukan klarifikasi Resmi menanggapi Rilisan dari beberapa berita media online yang sudah tayang dan viral tersebut, pihak management SPBU 64.788.06 langsung melakukan kroscek menelusuri Di RT 009 berdasarkan keterangan dari masyarakat maupun keterangan dari perangkat desa setempat dan hasilnya pemilik Rekomendasi Atas nama: Abdul Kholik yang beralamat didesa Sungai Jawi RT.009 RW 001 Kec.Matan Hilir Selatan ditemukan kelompok nya cuma 5.hen Traktor namun kenapa didalam surat Rekomendasinya menjadi 14 Hen traktor???….ada’pun kelompok-kelompok lain sudah mempunyai kelompok masing-masing,,dari sini saja sudah jelas patut kami duga ada penyalah guna’an subsidi BBM yang dilakukan selaku pemilik Rekom demi untuk kepentingan Pribadi namun mengatas namakan kelompok masyarakat dan kami kemaren dari pihak management SPBU menolak permintaan dari pihak terkait seharusnya pengambilan jatah BBM subsidi tersebut yang seharusya diambil jatahnya seminggu sekali sebanyak (611 liter) namun yang bersangkutan mintanya perhari sekali sementara surat Rekomendasi Tersebut masa berlakunya cuma (3) tiga bulan karena hal itulah Terjadinya argumentasi serta cek-cok mulut yang bersangkutan mengambil foto” ditegur pihak management yang bersangkutan langsung marah” serta melontarkan kata” yang kurang enak didengar serta yang bersangkutan juga mengaku oknum dari media Pers setelah itu dia pulang datang dan lagi dengan memakai atribut dari lembaga lain namun sekali lagi kami katakan tidak ada terjadinya perkelahian atau kekerasan fisik serta saya tekankan lagi kami (SPBU Reguler) bukan SPBUN seperti berita” yang sudah diterbitkan Rekan” dari beberapa media online Tersebut berdasarkan keterangan dari pihak Management SPBU.
Dan sekali lagi saya katakan kami dari pihak pengelola atau dari pihak management (SPBU) 64.788.06 tetap akan selalu berusaha bersikap Ramah serta humanis dengan baik dalam memberikan setiap pelayanan serta kebijakan kepada masyarakat dengan mengikuti ketentuan serta aturan yang sudah diterapkan pihak/Pemerintah/ Pertamina,,dan kami juga berharap kepada Rekan” Media Agar Profesional dalam menyampaikan suatu peristiwa atau kejadian hasil dari investigasi dilapangan kepada badan publik sehingga berita tersebut bisa berimbang dan tidak menimbulkan polemik dan terkesan peng’giringan opini.sehingga bisa diterima dengan baik dan bisa mencerdaskan dari pihak para pembacanya berdasarkan fakta yang akurat tajam terpercaya Atas semua peristiwa atau kejadian yang disampaikan kepada badan publik dan tetap menjunjung tinggi aturan tentang kode etik Jurnalistik ungkapnya kepada Awak media pada saat dilakukan confirmasi sebelum berita tersebut ditayangkan ujarnya.
Dan terkait Rilisan berita yang baru ini sudah tayang dari media mitramabesnews.id dengan menuding jika dari pihak management SPBU 64.788.06 memberikan atensi sebesar dengan nominal lima belas juta Rp Rupiah (15.juta) kepada Awak media.01-maret-2026.
Mengenai tudingan kepada Awak media yang disampaikan media dari mitramabesnews.id mengatakan jika kami dari pihak Onewsmedia.co.id,,Onewsmediagruop.id,,Onewssergap.Com,,OnewsTV telah menerima uang sebesar 15.juta terkait berita klarifikasi dari pihak management SPBU 64.788.06 yang sudah diterbitkan seminggu yang lalu jika dari pihak Awak media Onewsgrup.id tidak ada menerima nominal uang sebesar itu seperti yang disampaikan pihak dari media mitramabesnews.id dan itu semua tidak benar,,dan sebelum berita tersebut diterbitkan dari pihak mereka tidak ada melakukan confirmasi kepada pihak kami untuk menanyakan tentang kebenarannya.
Untuk kronologisnya sebagai berikut:
Pada Sabtu malam tanggal 27-februari-2026 sekitar kurang lebih pukul 1:00 wib.Awak media dihubungi salah satu jurnalis Wartawan sebut Rajiansyah dari media atensinews.com,ia mengatakan jika dia ada diwilayah kec.sandai di.jln trans Kalimantan baru datang dari Ketapang yang katanya menginap dirumah seorang teman biasa dipanggil warga sandai dengan sebutan sapa’an pak sensus atau/Kamarudin……
Setelah sampai tiba dilokasi teras Rumah seperti alamat yang diinformasikan Rajiansyah Awak media langsung menghubungi yang bersangkutan tempat dimana dia menginap,,karena sesama dari insan Pers meskipun berbeda media serta menanyakan kabar dari diri masing”,,setelah lagi asyik duduk sambil ngobrol” berceritalah Awak media kepada Rajiansyah jurnalis wartawan dari media Atensinews.com,,terkait beberapa Minggu yang lalu sempat ada beberapa berita yang sudah diterbitkan atau ditayangkan dari Rekan” media terkait SPBU 64.788.06 yang terletak diwilayah desa sungai Jawi,, menjelaskan kepada saudara Rajiansyah jika berita” tersebut menurut dari pihak SPBU Tidak berimbang dan tidak berdasarkan dengan fakta dilapangan masa SPBU Reguler disebut SPBUN,,dan lain” sebagainya.
selain dari itu sambil bercerita Karena kita sesama dari insan Pers, sebelum berita tersebut ditayangkan atau dipublikasikan maupun diinformasikan kepada badan publik pada saat melakukan investigasi dilapangan,,selain melakukan Confirmasi tentunya apa yang kita lihat dan temukan dilapangan itu yang kita tulis berdasarkan fakta atas semua peristiwa atau kejadian yang kita temukan dilapangan agar berita” tersebut bisa berimbang dan apa yang kita sampaikan kepada badan publik Tidak menggiring opini tajam dan terpercaya.
setelah berita” tersebut viral dan tayang Awak media melakukan confirmasi kepada pihak management SPBU 64.788.06 menanyakan tentang kebenaranya seperti informasi yang disampaikan kepada badan publik.dan pihak Management SPBU Tersebut akhirnya meminta bantuan kepada Awak media untuk memberikan hak jawabnya dengan membuat klarifikasi resmi seperti berita yang sudah diterbitkan Awak media,,dan saya tekankan lagi terkait dalam hal ini kami tidak punya kepentingan dengan pihak manapun karena profesi sebagai seorang jurnalistik tentunya kita tetap Profesional dan tetap menjunjung tinggi tentang kode etik jurnalistik.
sambil bercanda gurau,,tidak lama kemudian tiba” dari dalam rumah berteriak dengan nada bicara kencang dan kurang baik keluarlah seorang laki” sebut saja pak sensus/Kamarudin tanpa sepengetahuan Awak media,,diam” yang bersangkutan merekam pembicaraan antara Awak media dengan seorang jurnalis wartawan dari media Atensinews.com yang bernama Rajiansyah,,sedangkan pada saat itu kedatangan Awak media kesitu dengan tujuan untuk menemui Rajiansyah bukan untuk menemui atau mengobrol dengan yang bersangkutan.
Setelah dia keluar dari dalam rumah menyampari Awak media,, ia mengatakan ini saya rekam dan pak sensus atau/Kamarudin dengan nada bahasa yang kurang nyaman dan kurang enak didengar kepada Awak media.serta yang bersangkutan juga mengaku seorang jurnalis Wartawan sudah 15.tahun bergelut didunia publik hingga sampai saat ini masih aktif,,melontarkan kata” yang kurang menyenangkan dengan bahasa atau ucapan yang kurang pantas didengar ia juga sempat mengatakan kepada Awak media Profesi seorang jurnalis kebanyakan Rata” sedikit mencari berita kebanyakan cuma hanya sekedar cari duit Ucap sensus atau Kamarudin kepada Awak media dengan nada bicara yang lantang dan tidak sepatutnya berucap seperti itu. Serta Awak media menduga Karena disitu cuma ada 3.orang antara saya saudara Rajiansyah dan sensus atau Kamarudin yang sebelumnya kami ngobrol cuma berdua saja,,namun tiba yang bersangkutan keluar dari dalam rumah serta diam” merekam sebagian pembicaraan kami serta tidak menutup kemungkinan dan kami duga kuat jika dialah yang menyebar Rekaman dari bahasa canda gurau antara saya dengan saudara Rajiansyah.
Terus Kamarudin atau/sensus juga menyampaikan kepada Awak media sesama insan pers kita tidak boleh saling menjelekkan atau menjatuhkan.Awak media menjawab dari bahasa yang ia sampaikan dalam hal ini kita tidak ada saling menjatuhkan atau menjelekkan sesama insan Pers,,namun yang pastinya kita bekerja harus Profesional serta menjunjung tinggi tentang dengan aturan publikasi/dan tetap menjunjung tinggi tentang kode etik seorang Profesi atau kode etik jurnalistik jawab Awak media kepada sensus atau/Kamarudin yang mengaku dari insan pers juga.
Selain dari itu sensus atau kamarudin yang mengaku dari awak media,,juga menanyakan sambil merekam pembicaraan seperti apa berita yang berimbang saya Mao belajar dengan anda….??? Terus Awak media menjelaskan terkait untuk berita agar bisa berimbang tajam dan terpercaya setelah adanya confirmasi dengan pihak terkait,, tentunya pada saat kita melakukan investigasi dilapangan kita bisa melihat mendengar dengan semua peristiwa atau semua kejadian dengan apa yang kita temukan dilapangan jadi semua informasi yang kita sampaikan kepada badan publik berdasarkan fakta Real tajam dan terpercaya sehingga Atas semua informasi yang kita sampaikan kepada badan publik tidak menimbulkan polemik atau pengiringan opini dan bisa mencerdaskan mulai dari para pembacanya Atas semua informasi yang disampaikan Ucap Awak media kepada Sensus atau/Kamarudin.
Mengenai yang dikatakan media Mitramabesnews.id,,terkait yang katanya menerima uang yang diberikan pihak management SPBU kepada Awak Media dengan nominalnya sebesar 15.juta disampaikan didalam publikasi berita yang sudah diterbitkan dari media tersebut,,itu semua tidak benar.dan saya katakan sekali lagi dalam hal ini saya tidak punya kepentingan atau dengan bahasa kasar suap menyuap dan apa yang kami sampaikan kepada badan publik berdasarkan dengan fakta dengan apa yang terjadi dilapangan dan berdasarkan klarifikasi Resmi dari pihak management SPBU 64.788.06 yang beralamat didesa Sungai jawi kec.matan hilir selatan kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat dan Terlepas dari itu terkait kinerja untuk didalam management SPBU Tersebut itu bukan ranah dari kami,,serta diluar sepengetahuan kami dari Awak media jadi apa yang kami sampaikan kepada badan publik berdasarkan dengan apa yang disampaikan pihak management SPBU dalam keterangan klarifikasi Resmi yang dilakukan pihak terkait.
terkait dalam hal ini Awak media cuma meluruskan serta memberikan Sanggahan dari bahasa” atau ucapan seperti berita yang sudah diterbitkan media mitramabesnews.id,,agar tidak menimbulkan polemik dikalangan publik.dan mengenai jika ada rekaman percakapan canda gurau antara Awak media dengan seorang jurnalis wartawan sebut saja Rajiansyah dari media Atensinews.com yang pada saat itu lagi ngobrol direkam diam”….??? tanpa sepengetahuan dari Awak media yang dilakukan oleh sensus atau/Kamarudin sedangkan pada saat itu awalnya Awak media tidak mengobrol dengan yang bersangkutan melainkan berbicara atau bercanda gurau dengan Rajiansyah namun tiba” Yang bersangkutan keluar dari dalam rumah dan menghampiri kami mengatakan ini sudah saya rekam akan saya sebarkan dan disaksikan Seorang jurnalis wartawan yang bernama Rajiansyah.
Karena merasa disudutkan:
1.saya Atas nama Kusjaya:
Jabatan:Kepala Perwakilan Wilayah Kalimantan Barat/Kaperwil Kalbar
Profesi:seorang Jurnalis Wartawan:
dari Media Onewsmedia.co.id,,Onewssergap.com,,OnewsTV,Onewsgrup.id,,
2.kami meminta sejumlah alat bukti yang ditudingkan kepada kami kapan dan dimana saya menerima uang dengan nominal lima belas juta Rupiah (15.juta) mulai jam hari tanggal bulan serta tahunnya serta yang bersangkutan melihat ada bukti lain seperti penyerahan berupa cek atau uang tunai dengan nominal yang disebutkan dari pihak media mitramabesnews.id tersebut.
3.jika cuma hanya sekedar mendengar omongan atau ucapan tanpa bisa memberikan atau menunjukan semua alat” bukti yang kuat jika memang saya sudah menerima uang dengan nominal lima belas juta (15.juta) seperti yang dituduhkan jika tidak berdasarkan secara fakta yang akurat dan jelas tidak bisa dijadikan alasan yang kuat baik itu secara perdata maupun pidana.
Atas kejadian ini kami dari segenap tim Redaksi sudah berkordinasi dan akan menempuh jalur (Hukum) jika dalam kurun waktu 3×24.jam jika dari pihak media mitramabesnews.id tidak melakukan atau memberikan klarifikasi terkait berita tersebut yang sudah menyudutkan pihak kami,,kami dari segenap tim Redaksi akan membuat laporan Resmi Dipolda Kalimantan Barat Atas dugaan pencemaran nama baik,dan karena kebetulan kantor Awak media tidak jauh dari Polda Kalbar Atas semua informasi yang disampaikan kepada badan publik yang tidak berimbang Hoax dengan melakukan penggiringan opini serta secara tidak langsung menurut saya ini pembunuhan karakter dan sudah mencemarkan nama baik saya.serta menurut kami,,dari Rekaman Percakapan pada saat kami lagi asyik mengobrol bercanda gurau awalnya bukan dengan sensus atau/Kamarudin dan tidak bisa juga dijadikan alat bukti yang kuat,, karena pada saat itu sebelumnya kami selaku Awak media berbicara dengan seorang saksi seorang jurnalis wartawan yang bernama rajiansyah lagi asyik ngobrol tiba” sebagian pembicaraan Awak media diam” direkam yang bersangkutan dari dalam rumah setelah itu dia keluar menghampiri kami dengan bahasa” atau ucapan yang kurang enak,, ini sudah saya rekam dan akan saya sebarkan ucap sensus atau/kamarudin lalu terjadilah cek-cek mulut atau adu argumentasi yang dilakukan pihak terkait sementara dalam hal ini kami tidak punya kepentingan kepada pihak yang bersangkutan ungkap Awak media.
Dan kami berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera menusuri pemilik Rekomendasi Tersebut bila mana ditemukan ada’nya penyalah guna’an atau penyimpangan subsidi BBM dengan mengatas namakan kelompok masyarakat demi untuk meraup keuntungan sendiri atau untuk kepentingan pribadi.untuk segera dilakukan penindakan tegas sesuai dengan UU undang-undang yang berlaku agar kedepannya nanti ada efek jera kepada para pelakunya tutup management pengelola SPBU 64.788.06 Jl Rahadi Oesman Desa Sungai jawi ini hasil klarifikasi Resmi yang dilakukan pihak management SPBU Dalam keterangannya menyampaikan kepada awak media sebelum berita tersebut diterbitkan ungkap Awak media.
Tim:Redaksi







