Masyrakat kalbar sangat mengapresiasi dan mendukung statemen wagub agar tidk lg ada aturan bercode utk membeli pertalite di SPBU. Kebijakan pertamina memberlakukan aturan bercode utk membeli pertalite di SPBU tidak ada manfaatnya bagi masyafakat malah justru mempersulit masyrakat kalbar apalagi masyrakat diperhuluan.
Sistem bercode yg diterapkan disetiap SPBU hanya menguntungkan pihak perbankan bukan masyarakat.
BBM bersubsidi adalah hak masyarakat berpemghasilan kecil atau masyrakat kurang beruntunh dengan penerapan sistem penggunaan aplikasi seperti itu Justru ini menambah kesulitan masyrakat utk memperoleh haknya untuk mendapagkan BBM bersubsidi
Walaupun kebijakan tsb untuk mengatur distribusi BBM bersubsidi agar tepat sasaran, namun dalam prakteknya tujan belumlah jelas.
Malah perlu kita pertanyakan pihak yang dapat mendaftar pada sistem tsb apa bisa pertamina mengidentifikasi masyarakat yang mendaftar merupakan orang yang berhak, dan apakah data yang dijadikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menjadi pembandingnya tsb betul-betul dapat dipertangung jawabkan. Namun fakta menunjukkan tidk sedikit kita saksikan yg menggunakan aplikasi bercode tsb bukan hanya masyrakat kecil tp mereka yg mampupu melakukan hal yg sama. Jadi utk apa pembelian pertalite tsb harus bercode? Itu semua hanyalah akal-akalan pertamina yg diuntungkan adalah pihak perbank kan.
statemen wakil Gubernur sudah sangat tepat rakyat kalbar mendukung statemen tsb.
Sekali lagi data yang disajikan DTKS tidaklah akurat sebagai dasar pertamina ketika mendaftar aplikasi
Tidak akurat. Kriteria tidk jelas terbukti siapapun dapat mendaftar pada aplikasi orang kategori kaya pun, yang tidak berhak pun dapat mendaftar. Di era digital semestinya membuat semua menjadi serba mudah, tapi tidak malah membuat rumit.
Untuk itu sekali lagi masyrakat kalbar sangat bersuka cita ketika Pak WaGub mendekati itu semua ditiadakan. Banhak banyak pihak menyesalkan kebijakan pertamina yang menyusahkan masyrakat.
Kita berharap Pak wagub dapat memperjuanbkan agar sistem barcode dalam pembelian BBM bersubsidi jenis Pertalite segera dihapus. Sistem ini tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, justru menambah kerumitan dalam proses pembelian BBM.
Sekali lagi sistem ini seharusnya mempermudah masyarakat, bukan malah mempersulit. Kalau faktanya justru membebani. Warga kalbar mendukung sepenuh nya statemen pak Wakil Gubernur. Beliau mengerti jeritan masurakat selama ini.
Kita berharap DPR RI dan DPD juga secara bersama sama menyuarakan program pertamina yg meramput ini.(Tim redaksi)
Editor Jul







