Kayong Utara-Kalimantan Barat- Budaya bangsa yg perlu dilestarikan udah mulai kurang diminati oleh kaum muda khususnya.. Reok singo Roban,yg berada di desa’ sungai sepeti kecamatan seponti jaya.budaya bangsa yang seharusnya dilestarikan udah mulai berkurang karena tidak ada perhatian dalam memberdayakan budaya Jumat 13-12-2024

sehingga cenderung kurang diminati dibanding dg budaya musik lain’ seperti orkes dangdut yg banyak diminati
Padahal Reok singo Roban ini, yg dikenal Dengan Reok Ponorogo ini dulunya,terkenal didaerah jawa khususnya, dalam rangka menyambut bulan Muharram dan adat budaya.dan menolak bala bencana dengan ritual lainnya
Menurut penyampaian bpk losso, selaku pendiri Reok singo Roban,di desa’ sungai sepeti paket 6.kecamatan seponti jaya ini, pak losso ini , mengharap pemerintah dapat membantu untuk keperluan alat, seperti pakaian khusus karena peralatan yang ada kurang memadai dan udah usang dan perlu diperbaharui ujar nya.
Karena beliau meyakini alat yg dibutuhkan untuk melestarikan budaya Reok singo Roban.ini pastinya tdk murah dan tdk gampang membelinya, untuk satu lembar bulu merak aja mencapai belasan ribu, satunya…,,.dan dimainkan hampir 20 sd30org. Itu pun tdk sembarang org yg mampu mengerak kan kepala reok,yg berat’ kepala nya aja 20kg,belum lagi layar bulu merak nya ,ya hampir 50/70kg.. berat’..sambil berjoget.
Harapan pak losso,mudah mudahan, pemerintah dapat lebih peduli terhadap budaya sehingga tidak musnah ditelan zaman, tutup pak losso, ke awak media
REPORTER: (Sumartini
EDITOR:KUSJAYA







