Onewsmedia.co id || Sanggau – Sudah Belasan Tahun ( 17 tahun) masyarakat yang berada di Kecamatan Meliau Kabupaten Sanggau Kalbar ” Merindukan ” untuk jalan dan jembatan , poros jalan Meliau – Bodok panjang ruas jalan 47 KM, sudah sangat lama penantian menunggu belasan tahun lamanya tidak kunjung bagus secara tuntas Pembangunannya sepanjang 47 KM tersebut yang ada hanyalah perbaikan spot- spot tambal sulam paling mendapat perbaikan 2-3 KM itupun benar hanyalah tambal sulam.

Dari hasil wawancara pada 2 orang warga masyarakat kecamatan Meliau, yang mewakili keseluruhan masyarakat kecamatan Meliau, mengatakan pada kami jurnalis onewsmedia.co.id Kabiro Sanggau, dengan tegas bercampur kesal masyarakat kecamatan Meliau, sangat berharap supaya segera pada tahun anggaran 2025 Pemerintah dan DPRD provinsi Kalimantan Barat dapat mengalokasikan Anggaran yang cukup untuk pembangunan jalan dan jembatan Meliau – Bodok sepanjang 47 KM, sebagai wujud kerja nyata dari pemerintahan dan DPRD provinsi Kalimantan barat, wajib dan harus merealisasikan , ini benar bermanfaat buat rakyat dan masyarakat khususnya di kabupaten Sanggau, kecamatan Meliau.

Itulah paparan perwakilan masyarakat kecamatan Meliau mengatakan dengan tegas saat kami jurnalis onewsmedia.co.id mewawancara mereka ,8/11/2024.

Jawaban atas pertanyaan jurnalis onewsmedia co.id Kabiro Sanggau 

Apa harapan dan permintaan masyarakat khususnya kecamatan Meliau kabupaten Sanggau ?

Jawaban dan penegasan mereka Haraga mati pada tahun anggaran 2025 jalan Meliau- Bodok harus di alokasikan oleh pemerintah dan DPRD provinsi Kalimantan Barat dana yang cukup untuk pembangunan secara tuntas jalan dan jembatan sepanjang 47 KM tersebut, karena kami sudah sangat lama menanti, kerinduan tersebut. Capek dan tak mampu lagi menunggu realisasi pembangunannya. Apalagi saat yang memberikan penjelasan sebagai sumber berita beliau merasakan sendiri saat waktu sakit keras untuk operasi, waktu yang di tentukan oleh dokter operasi tersebut tidak tepat karena hambatan dari jalan dan jembatan Meliau – Bodok tersebut. Mestinya 1,5 jam jadi sampai 3,5 jam lebih.

Hal serupa di alami oleh semua warga yang mau berobat melewati ruas jalan Meliau- Bodok, bagi pasien yang mendapat rujukan dari Puskesmas Kecamatan Meliau, kabupaten Sanggau , semua teriak supaya jalan Meliau- Bodok segera di bangun tuntas walaupun dalam bentuk proyek Multiyes, harapan ini sangat lama di tunggu belasan tahun lamanya.

Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan Meliau, Pemerintah dan DPRD kabupaten Sanggau melalui Musrenbang setiap tahun mengajukan. Anggaran Pembangunan selama ini, tetapi tidak pernah mendapat persetujuan alokasi anggaran yang cukup dari Pemerintah dan DPRD Provinsi Kalimantan Barat.

Jika punya hati, punya niat, rencana baik Pemerintah dan DPRD Provinsi Kalimantan Barat tidak ada kata anggaran tidak cukup, maka harus mau dan mampu mengalokasikan dana Anggaran khusus untuk pembangunan secara tuntas ruas jalan Meliau- – Bodok sepanjang 47 KM tersebut, bukan hanya anggaran tambal sulam yang terjadi selama ini.

 

 

Hasil wawancara kami jurnalis onewsmedia.co.id Kabiro Sanggau, 8/11/2024.

( Red Paulus D)

Editor || GUGUN